Rasa Cemas Berlebihan | SYADIASHARE ®




Rasa Cemas Berlebihan




Artikel yang berkaitan : Jantung Sering Berdebar, Hutang Adalah Jurang

______________________________________________

PENGUMUMAN

Syadiashare belum bisa memberikan ruang khusus bagi yg bermasalah dgn Rasa Cemas Berlebihan di situs ini, banyak kendala yg kami hadapi.

Namun anda bisa menghubungi Bpk. Anton (Sudarno)  Moderator di Yahoo Group.

Selengkapnya silahkan hub. email ini : CemasBerlebihan@yahoogroups.com

Terima Kasih

URL : http://health.groups.yahoo.com/group/CemasBerlebihan/

______________________________________________

Sebuah Inspirasi Pengalaman Bapak Anton (Moderator)

14 tahun yg lalu, saya kena cemas ini, 3 or 4 bulan, cuman ngurung dikamar…, trus suatu saat, saya ke salah satu dokter di surakarta..
setelah saya bilang bahwa dah 4 bulan ngurung di kamar, karena sering pusing dan perut panas.selanjutnya..

Dokter : Itu gampang…pokoke manut (ngikut) saya..
Saya : (sedikit marah dan tersinggung, ini dokter kok mandang enteng banget penyakit saya, tetapi di sisi lain juga gembir, mendengar penyakit saya ini enteng) (terbengong bengong)

D : Kamu hobbinya apa…
S : Sepakbola…
D : yo wis..(ya udah) gini aja..ini tak kasih obat.., trus besok pagi kamu jalan jalan, lusa lari lari, trus hari berikutnya main bola…
S : (Dokter Edan ini, mosok saya di suruh gitu, padahal dah 4 bulan gak berani keluar kamar.., mosok langsung jalan jalan, lari dan main bola)( tetapi seperti tersihir, saya hiya hiya saja..)
Ya dokter..
D: Yo wis, ini resepnya, 10 hari lagi balik ke sini..

besoknya saya ngikuti saran dokter (tidak lupa obatnya saya minum). Benar!..sejak saat itu saya gembira lagi…saya tahu (setelah itu) obat tsb obat penenang. Tetapi saya juga tahu, ketika kita BERGEMBIRA entah karena hobbi kita atau aktifitas kita (ngobrol sama teman) .itu salah satu obat mujarab bagi rasa cemas…

Pengalaman itu, saat saya mau menyelesaikan sarjana saya.., alhamdulillah saya bisa melewati itu..,

trus..2003..saya depresi lagi..saat itu..saat mau menyelesaikan. s2 saya….Tidak terlalu berat memang..Lagi saya bisa melewati itu..

Saat itu saya tidak tahu tentang anxiety ini, saya anggap biasa…shg saya melanjutkan lagi studi saya ke jenjang s3…itu mulai 2006.

baru satu tahun di jenjang s3 yakni..2007 sampai skrg..saya dapat cemas lagi spt itu..dan ini parah..(terbukti selama 3 tahun masih mengkonsumsi obat depressan). …alhamdulillah saya dng ketekunan dan kesabaran saya hampir bisa melewati ini semua. Bukan hal yg mudah memang, tapi tetap ada jalan…

Begitu..semoga bisa membantu dan menginspirasi semuanya…
Salam..

________________________________________________________

Rasa khawatir, gelisah, takut, waswas, tidak tenteram, panik dan sebagainya merupakan gejala umum akibat cemas. Namun sampai sebatas mana situasi jiwa berupa cemas itu dapat ditoleransi oleh seorang individu sebagai kesatuan utuh. Karena seringkali ”cemas” menimbulkan keluhan fisik berupa berdebar-debar, berkeringat, sakit kepala, bahkan gangguan fungsi seksual dan beragam lainnya.

Begitu banyak manifestasi gejala akibat cemas. Begitu banyak pula penderita yang terkecoh, menganggap fisiknya yang sakit, sehingga mereka gonta-ganti dokter sampai minta dilakukan operasi dan bahkan ada yang minta bantuan dukun. Dengan begitu, bahwa ‘cemas’ menjadikan seseorang tidak rasional lagi. Karena itu, selagi Anda masih dapat berpikir rasional, kenalilah gejala ‘cemas yang sakit’ (anxietas) itu.

Kecemasan pada umumnya berhubungan dengan adanya situasi yang mengancam atau membahayakan. Dengan berjalannya waktu, keadaan cemas tersebut biasanya akan dapat teratasi sendiri. Namun, ada keadaan cemas yang berkepanjangan, bahkan tidak jelas lagi kaitannya dengan suatu faktor penyebab atau pencetus tertentu. Hal ini merupakan pertanda gangguan kejiwaan yang dapat menyebabkan hambatan dalam berbagai segi kemampuan dan fungsi sosial bagi penderitanya. Tidaklah mudah untuk membedakan cemas yang wajar dan cemas yang sakit. Karena keduanya merupakan respons yang umum dan normal dalam kehidupan sehari-hari.

Keadaan cemas yang wajar merupakan respons terhadap adanya ancaman atau bahaya luar yang nyata jelas dan tidak bersumber pada adanya konflik. Sedangkan cemas yang sakit (anxietas) merupakan respons terhadap adanya bahaya yang lebih kompleks, tidak jelas sumber penyebabnya, dan lebih banyak melibatkan konflik jiwa yang ada dalam diri sendiri.

Sebenarnya, di antara berbagai jenis gangguan cemas, yang umum dikenal adalah gangguan panik dan gangguan cemas menyeluruh (anxietas).

Anxietas

Cemas itu timbul akibat adanya respons terhadap kondisi stres atau konflik. Rangsangan berupa konflik, baik yang datang dari luar maupun dalam diri sendiri, itu akan menimbulkan respons dari sistem saraf yang mengatur pelepasan hormon tertentu. Akibat pelepasan hormon tersebut, maka muncul perangsangan pada organ-organ seperti lambung, jantung, pembuluh daerah maupun alat-alat gerak. Karena bentuk respons yang demikian, penderita biasanya tidak menyadari hal itu sebagai hubungan sebab akibat.

Apakah seseorang akan mengalami anxietas atau tidak dan berapa beratnya, sangat tergantung pada berbagai faktor. Faktor itu ada yang bersumber pada keadaan biologis, kemampuan beradaptasi/mempertahankan diri terhadap lingkungan yang diperoleh dari perkembangan dan pengalamannya, serta adaptasi terhadap rangsangan, situasi atau stressor yang dihadapi.

Setiap anxietas selalu melibatkan komponen kejiwaan maupun organobiologik walaupun pada tiap individu bentuknya tidak sama. Kebanyakan gejala tersebut merupakan penampakan dari terangsangnya sistem saraf otonom maupun viceral.

Penderita ada yang mengeluh menjadi sering kencing atau malah sulit kencing, mulas, mencret, kembung, perih di lambung, keringat dingin, berdebar-debar, darah tinggi, sakit kepala dan sesak napas. Pada sistem alat gerak dapat timbul kejang-kejang, nyeri oto, keluhan seperti rematik dan lainnya.

Pada kasus yang lebih berat dapat menimbulkan kepanikan. Pada orang-orang sibuk, eksekutif yang selalu mendambakan vitalitas dan kebetulan kena anxietas tetapi dia menyadari adanya gejala berupa darah tinggi atau berdebar-debar seperti mau serangan jantung, misalnya akan menimbulkan rasa takut yang berlebihan sehingga dapat menjadi stressor baru yang lebih besar.

Dengan demikian, hilang-timbulnya serangan anxietas menjadi siklus yang semakin lama semakin berat sehingga dapat menyebabkan penderita jatuh ke kondisi yang sangat buruk. Biasanya pengalaman terhadap serangan tersebut menjadi traumatik sehingga bila ada keadaan atau kejadian yang mirip dengan trauma tersebut akan menimbulkan serangan ulang.

Traumatik

Pada orang-orang yang menderita kecemasan menyeluruh, penghayatan terhadap kecemasannya secara subyektif lebih dirasakan daripada keluhan-keluhan fisik seperti berdebar-debar dan lainnya. Hal buruk lainnya, terutama bagi pelajar atau orang aktif, dengan adanya anxietas adalah terganggunya proses pikir, konsentrasi yang dengan sendirinya juga mengganggu proses belajar dan persepsi. Keadaan ini akan menimbulkan hambatan dalam tugas dan kehidupan sehari-hari. Selain itu, orang yang dalam keadaan takut dan cemas cenderung untuk selektif dalam berpikir dan menjadi tidak tajam pengamatannya terhadap hal-hal lain, kecuali akan hal-hal yang menghantui pikirannya dan kecemasannya. Akibatnya timbul sikap apriori dan berprasangka.

Pada gangguan panik umumnya, penderita datang ke dokter biasanya sudah menunjukkan penampilan dan ekspresi cemas yang jelas. Adapun gejala yang mencolok pada serangan pertama biasanya adalah gejala-gejala fisik seperti berdebar-debar, sesak dan sebagainya, yang datang secara mendadak, sehingga penderita menjadi takut dan cemas. Serangan selanjutnya akan dimulai dengan serangan cemas yang datang mendadak tanpa penyebab yang jelas. Dalam beberapa menit, perasaan cemas itu diikuti oleh keluhan berdebar-debar, sesak napas, keringat dingin dan sebagainya, sehingga cemas dan ketakutan kian menjadi-jadi. Bahkan seringkali disertai perasaan mau mati yang sangat mengganggu dan menyakitkan.

Walaupun serangan tersebut berlangsung tidak terlalu lama, setidaknya kurang dari satu jam, tetapi dampak cemas dan takut bisa berkepanjangan. Setiap kali mendapat serangan, penderita merasakannya sebagai pengalaman traumatik. Dan di antara serangan panik seringkali penderita mengalami gejala kecemasan yang bersifat antisipatorik. Keadaan ini berbeda dari anxietas pada cemas menyeluruh.

Keadaan traumatik menyebabkan penderita cenderung untuk mengaitkan serangan panik dengan situasi yang dianggap berkaitan datangnya serangan, misalnya kalau berada di tempat ramai, terjebak di jalan macet, bepergian sendiri dan sebagainya. Dengan demikian, bahwa gangguan panik berlanjut disertai agorafobia. Sementara itu, pada gangguan cemas menyeluruh (GCM) biasanya mengalami gangguan yang berlangsung menahun. Keluhan utama yang menonjol adalah kecemasan/kekhawatiran yang berlebihan mengenai berbagai hal yang sebenarnya tidak beralasan. Kecemasan tersebut tidak hanya datang sesekali, tetapi hampir setiap waktu, lebih dari enam bulan.

Penderita GCM biasanya tidak dapat tenang, resah, gemetaran, cepat lelah, otot terasa sakit atau tegang disertai gejala saraf otonom seperti keringat dingin dan lainnya. Penderita jadi sangat peka sehingga seringkali mengeluh mudah terkejut, merasa terpojok, cepat tersinggung, susah konsentrasi dan tidur yang terganggu. Dengan mengenali gejala-gejala tersebut timbul, mungkin Anda tidak akan terkecoh lagi dengan gangguan fisik akibat kecemasan yang tidak rasional, sehingga Anda bisa langsung minta bantuan dokter ahli jiwa untuk mengatasinya.

(redi mulyadi)

Copyright © Sinar Harapan 2003

Ensiklopedia

No related posts.

Ditulis oleh: 266 Komentar
 

Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates..

And then confirm your email subcription

   

266 Komentar Pada “Rasa Cemas Berlebihan”

  1. Raol sagala says:

    Slmat sore pak perkenalan nm q raol sagala,1 bln ini q mnglmi dada nyeri,keringat dingin,telapak tngn dingin,dada berdebar kaya mau mati dan q prnh diopnam di rmh skita 2 x hranya kata dokter tdk apa2 n ktnya sakit tifus q minum obat tifus malah dada q sebelah kiri sakit.pa ini diktkn cemas.q juga pusing kedua ortu q sering ribut kurasa ini awal penyakit q .oh ya pak gmn caranya sembuh semua sudah q lakukan tapi smpai saat belum smbuh kayaknya q pergi saja merantau ya pak ke jakarta

  2. rahardian says:

    Sktr 2 minggu yg lalu setelah begadang sy merasa mau hilang, tubuh semua mati rasa seperti mau mati, lalu di bw ke ugd disana saya kejang2 dan sesak nafas, tp pas dicek smua normal dan ktnya mengalami serangan panik akbt gangguan kecemasan, sy sudah brusaha tenang dan atur nafas tp setiap mau tidur rasa hilang seperti mau mati sering terasa sehingga sy selalu terjaga ,, pls help.. Sy diberi obt anti depresi spt alganax dan frisium.. Gmn ya solusinya..

  3. Hendro says:

    Asslmkm.
    obrolan2 diatas tersebut mirip2 semua dengan yg saya alami, kadang semangat untuk hidup itu menghilang dan muncul lg.
    banyak banget keluhan2 yang gw rasa tapi pas di chek tenyata ga kenapa2, bosen jg masuk rumah sakit mulu.
    saya memang punya penyakit tentang asam lambung jg, jd klo pas kambuh itu bisa sampe sempoyongan, sesak nafas & lain2 deh yg buat gw makin cemas. lumayan tersiksa tp mo gmn lg.

  4. Theo sem says:

    Slmt sore.
    Aq jga uda 3 bulan ini merasakan yg seperti di atas tapi aq nda perna sesak nafas hnya saja pusing2 sampe mau pingsan, takut, gelisa, sampe2 kalau uda tidur eh… Kebangun kaget gtu, solusinya apa ya? Thx ya untuk jwbanya. Gbu

  5. Theo sem says:

    Slmt sore.
    Aq jga uda 3 bulan ini merasakan yg seperti di atas tapi aq nda perna sesak nafas hnya saja pusing2 sampe mau pingsan, takut, gelisa, sampe2 kalau uda tidur eh… Kebangun kaget gtu, solusinya apa ya?

  6. Setetes Embun Pagi says:

    4 tahun lalu..aku mulai kena anxietas..rasanya seperti kena serangan jantung,jantung berdebar kencang,dada terasa panas,keringat dingin,tangan dan kaki kram,semutan dan seperti mati rasa..UGD jadi langgananku…EKG jadi hobiku..berbagai obat penenang tlah aku coba…lemas badanku..tambah kurus..aku sangat prustasi…sempat hilang beberapa tahun..dan bulan maret aku kena thypus..thypus sembuh..malah debaran sering muncul…tapi setelah cari tau dan baca2 mengenai anxietas..aku berusaha untuk sembuh…aku ingin seperti dulu lagi…ya Robb..kecemasan itu mungkin datangnya dari dosa2ku..ampunilah hambaMu ini..hanya Engkaulah Dzat Maha Penyembuh..amien.

  7. Lia (pie-2k) says:

    hanya ada satu cara untuk menyembuhkannya??
    S H O LA T
    :Karena Riset membuktikan dalam aktifitas normal, Ada satu sel Darah kita yang tidak dialiri darah yg terletak diotak. dan hanya akan bisa dialiri darah pada saat kita Sujud dalam sholat. Maka……………………….
    S H O L AT Lah……. INSYA ALLAH Semua pasti bisa Diatasi???
    tidak ada penyakit yang tidak bisa di obati.

  8. Makasih yah kak .
    :)
    Mungkin memang itu satu-satunya cara .
    Harus bilang ke orangtua.

    Soal trauma, iya kak. Mungkin karena saya pernah kehilangan seorang kakak. Dan beberapa bulan kemudian saya mulai cemas dengan detik-detik yg akan terjadi nanti.

    Trims yah kak, sarannya sangat membantu. Saya memang tidak berani. Tapi akan saya coba.

    Makasih :)

  9. Ass.
    Saya masih berumur 17tahun, tapi semua ciri-ciri anxietas itu sudah saya rasakan. Kadang saya merasa hanya saya saja didunia ini yg merasakan, tp setelah browing sana-sini ternyata ada juga yg merasakan hal yang sama. Saya sering berfikir untuk bunuh diri, karena jujur saya sudah capek dgn kecemasan slama beberapa bulan ini. Setiap hari saya hanya menangis dikamar. Dan jujur sampe saat ini saya masih merahasiakan anixetas itu dri orangtua saya. Haruskah saya bicara langsung pada ortu saya? Dan harus yah dibawa ke psikater? Karena jujur saya sudah tidak tahan dan ingin mati saja kalau bukan saya ingat pada Allah swt. :’( tolong bantu saya .

    • Admin says:

      # Gadis Kecil :
      Dik usiamu masih muda, namun saya sekilas menilai begitu berat bebanmu, meskipun saya tidak tahu masalah yg adik hadapi.

      “Mungkin” saja adik pernah mengalami sesuatu yg membuat trauma, malu, marah, dsb, namun takut untuk menghadapi dan takut untuk mengatakan, seolah – olah ingin lari dan menghindar dari kenyataan namun tidak bisa dan terus ” dibayangi dan dihantui ” oleh perasaan itu.

      Jika itu yg jadi masalah, hanya 1 yang bisa saya sarankan : Kumpulkan dan tekadkan keberanian di hati lalu katakan, ceritakan pada orang tua adik sebagai orang terddekat dalam hidup anda.

      Apapun yang terjadi biasanya orang tua akan menerima dan berusaha mencarikan yg terbaik bagi anaknya, itu saja semoga membantu.

  10. aulyha Fatmasari says:

    mengapa orang yang cemas tekanan darahnya tinggi,apa hubungan nya?

  11. sulaiman says:

    slm…sy juga mengalami masalah yang sama…baru baru ni saya dan isteri sy bertengkar….hal ni berlarutan selama 3 bulan,dan sekarang ni isteri merayu meminta cerai .saya tidak tahu apa nak di buatkan sebab kami mempunyai 2 org cahaya mata..jadi saya mengambil keputusan untuk pindah tempat kerja sy jauh dari tempat tinggal sy..dan sekarang ni…saya rasa amat tertekan mengenangkan nasib saya…saya berasa lapar tetapi tidak selera untuk makan,tak dapat tumpukan pada kerja sy,sedih ingatkan masa depan anak sy ,rasa seperti hendak bunuh diri je…saya baru baru ni berjumpa dengan doktor dia memberi ubat penenang dan tidur tetapi keadaan saya masih sama shj.saya amat buntu tolong selesaikan masalah saya…terima kasih

    • admin says:

      #Sulaiman:

      Ada siang ada malam, ada sedih ada pula senang, begitulah hidup. Namun yang perlu di ingat ialah ‘ akal ‘ harus digunakan untuk bisa ‘ berfikir jernih ‘ dan jangan terbawa ‘ nafsu dan emosi ‘ yang ditiupkan setan ke hati kita tanpa terasa. Hanya akal yang sehat yang mampu mengendalikan itu.

  12. erikrahendra says:

    aq skrg dapat penaykit cemas yg berlebihan mungkin sama hal nya apa yg dirasakan oleh ibu ricky rasa cemas yang berlebihan terkadang takut mati, jantung berdebar,lemas,sesak nafas pokoknya semua penyakit aku rasakan,.. apasih solusinya…obat nya…!!

  13. yanty says:

    @ricky:mas ricky aku blh minta emailnya gak?aku pengen sharing,thanks :)

  14. Emha chuke says:

    Ibu saya akhir akhir in mengalami jantungnya sering berdebar debar tapi tidak terasa sakit dan tidak disertai sesak,bila pada waktu sementara duduk atau pada saat mencuci tiba tiba timbul.Pada saat saya tensi tekanan darahx 100/60 mmHg.
    Apakah itu berhubungan jantungnya lemah??Cara mengatasinya bagaimana??Tolong jawabannya.Trmksh.

  15. anita yuniar says:

    Suami saya , umur 50 th, juga mengalamai hal spt diatas, sering cemas tiba-tiba, jantung berdebar dan katanya seperti mau mati, saya bawa ke dokter umum dikasih obat untuk darah tinggi dan obat penenang, disarankan utk ke psikiater, ada terapi yang bisa menyembuhkan ga ya? mohon saran nya?

  16. eros says:

    saya juga mengalami hal yang sama sejak enam bulan terakhir ini, kalau rasa cemas itu datang saya selalu mencoba menenangkan pikiran dengan cara duduk dan berusaha mengatur nafas, sehingga sedikit demi sedikit rasa cemas pun saya bisa atasi…kemudian komlikasi dengan maag knroniks…sungguh mnyiksa saya…aku stress saat pernikhaan saya batal..karena terlalu berbelit-belit karena masih kental dengan balutan budaya di daerah saya….sungguh membuat saya menjadi stress dan cemasnya luar biasa…

  17. saputra says:

    saya udah sepuluh tahun mengalami gangguan perasaan cemas,,kalau datang perasaan cemas saya makan obat anti depresi,yaitu xanax,saya udah mengkomsumsi selama 10 tahun .tapi setelah saya teliti dan pelajari dari mana asal penyakit cemas,jadi cara mengatasi penyakit cemas kronis yaitu berzikir dengan khusuk selama setengah jam insya allah pasti langsung hilang, allah selalu bersama kita…aminnnn

  18. Naswadi bin sulaiman says:

    mengalami rasa cemas yg.keterlaluan,hingga rasa hendak mati,jantung berdebar2,dah 3 tahun berlarutan..y
    tidak boleh rasa terperangkap…tolong selesaikan masalah saya.t.kasih

  19. ricky says:

    lima tahun yang lalu ibu ku juga mengalami cemas yang berlebihan terkadang takut mati, jantung berdebar,lemas,sesak nafas pokoknya semua penyakit beliau rasakan tapi sekarang alhamdulillah beliau sudah sembuh

  20. husny says:

    rasa cemas berlebihan dapat diatasi dengan cara mendekatkan diri kepada ALLAH SWT

Silahkan Komentar Disini:
(Komentar tidak langsung terlihat)

Dec
24
2008
 
CARI ARTIKEL
RPP SD Berkarakter





FacebookTwitter